Manajemen File


Pada sistem operasi windows kita mengenal apa yang disebut dengan file system, file sistem pada windows biasa dikenal dengan FAT, NTFS namun pada sistem operasi linux digunakan file sistem seperti Reiser FS, ext, ext2, ext3, dan lain – lain ada perbedaan besar di linux mengenai file sistem ini yaitu ketika kita menggunakan dual OS yaitu menginstall dua sistem operasi pada satu komputer, linux dengan mudah mengenali file sistem windows dan bertukar data tanpa terasa ada perbedaan namun pada sistem operasi windows kita tidak akan bisa menemukan file sistem linux di windows atau kita biasa menyebutnya dengan partisi.

Selain itu pula banyak perbedaan yang mendasar antara windows dan linux diantaranya adalah:
mengenai super user yang memiliki superioritas didalam manajemen file super user atau root berbeda dengan user, namun perbedaan ini tidak terlalu tampak pada account administrator dan user biasa pada windows ini suatu bukti bahwa linux sangat menjunjung tinggi keamanan ( security). Selain itu pula di linux sangat terbuka atau biasa kita kenal dengan open sourcenya dikarenakan begitu mudahnya kita mengatur dari yang paling sederhana display sampai dengan hardware bisa di akses oleh user dengan syarat bisa mengakses root atau super user, berbeda halnya dengan windows yang sangat tertutup.

Selain itu pula pada tingkat tertinggi adalah root direktori akan ditemukan beberapa direktori – direktori yang sangat berbeda dengan windows yaitu :
” /bin & /sbin, Direktori ini menyimpan program – program penting yang digunakan untuk pemeliharaan sistem. Sesuai dengan nama direktorinya, file-file program yang tersimpan di dalamnya adalah file binary yang dapat dieksekusi, isi direktori /sbin umumnya adala program pemeliharaan atau sistem program. Program – program yang tersimpan di direktori /sbin ini hanya dapat dieksekusi oleh root.
” /etc, direktori ini menyimpan file-file konfigurasi systemwide yang dibutuhkan oleh program-program lainnya. Juga file-file untuk konfigurasi.
” /home, direktori ini menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem, beberapa sistem linux menyimpan home user root di direktori ini sebagai /home/root, tetapi ada juga yang menyimpan direktori home user root di direktori / atau root direktori.
” /mnt, umumnya direktori ini mengandung subdirektori yang merupakan sebuah mount point untuk jenis device tertentu, misalnya ,/hda, /sda, /cdrom, /floppy,/zip. Untuk distro mandriva biasanya direktori ini digunakan untuk mounting hardisk berupa partisi – partisi baik windows maupun yang lainnya.
” /tmp dan /var, direktori ini untuk menampung file-file sementara dan /var menampung bermacam-macam file seperti /usr yang berisi semua program dan file yang secara langsung berhubungan dengan setiap user dalam sistem. Direktori /usr/bin dan /usr/sbin menyimpan banyak sekali file executable yang disimpan di direktori ini memiliki kesamaan fungsi dan jenis dengan file di direktori /bin dan /sbin.

20 thoughts on “Manajemen File

  1. Feliks says:

    haduh2.. artikelnyan kagak bisa di ringkas om !!!! terlalu panjang nich… mana suruh di tulis lagi…. hufh.. tp tak apa lah…. daripada browsing gak dapet2

  2. Duwanda says:

    kak sebelumnya minta maaf, kalau bisa blog-nya juga diberi perintah2 dalam managemen file, dari kemarin saya cari tu gax dapet2 jadi kalo kakak mencantumkan perintah2 trsbut smoga dapat berguna bagi yg laen
    thanks . . . .

Ditunggu komennya ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s