budaya menulis


Antara males, sibuk, atau kebiasaan ternyata untuk menularkan budaya menulis tuh ternyata susah juga ya, buktinya sampai berbuih-buih menganjurkan dan menghimbau kepada sebut saja si X sebuah organisasi non profit untuk membudayakan menulis di websitenya sendiri ternyata susahnya minta ampun, bagian manakah yang salah sistemnya yang susah atau memang keinginan yang tidak ada.

Kadang suka sebel juga, website bayar dan gunanya buat dokumentasi sekaligus menyampaikan informasi tentang sesuatu, tapi kok susahnya minta ampun untuk menghimbau agar websitenya bisa  terupdate, begitu sulitkah menulis.

Mulailah menulis, bisa dimulai dengan yang ringan dengan kata-kata sendiri, ngga usah takut bahasanya jelek, kata-katanya garing, intinya adalah agar informasi tersampaikan dan orang yang membaca mengerti apa yang dimaksudkan oleh penulis. Jangan takut garing semuanya pasti dimulai yang garing kalau sudah lama akan menjadi renyah dan enak🙂 .

Harus segera dimulai sekarang jangan menunggu ah besok aja, jadinya ngga akan terupdate tuh berita, buat adik2ku yang membaca ini ayo sampaikan uneg2 lewat tulisan, apa aja ditulis, jadikan menulis dan membaca adalah budaya sehingga kita akan menjadi orang yang maju dan suka berbagi.

One thought on “budaya menulis

  1. rudini says:

    kalo bole saya mau minta file anda kalo ada tentang budaya menulis itu!!!!!!!!!!!!!!!!!kirim aja ke email
    Q makasi sebelumnya!!

Ditunggu komennya ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s