Duh gusti


Hanya keluh kesah yang ngga penting

mode sabar off

Duh gusti apa lagi salah ku kali ini, kok yah salah lagi, sudah dibantu dibuatkan jembatan yang enak kok yah masih salah bingung aku. Harus pake cara apa lagi hingga mengerti, kalau rumah itu bagus, ramai, dipuji orang karena baik kan yang senang kalian juga. Saya mah cuma ikut senang, tapi kok ya malah banyak alasan, ini nih yang harus diubah, budaya cuman bisa ngomong ngga ada aksi NATO. Kalau memang tidak suka dibantu yah sudah tinggal ngomong toh pasti ngga akan pernah mengingatkan lagi.

mode sabar on

Hah mungkin inilah saatnya untuk diam dan melihat, sudah pada dewasa kan (katanya), sok atuh silahkan saya sekarang ngga akan ngurus lagi kalau memang sudah tidak membutuhkan bantuan saya lagi, saya malah senang ngga usah pusing-pusing mikirin, dan saya mau lihat sehebat apa orang yang hanya bisa ngomong.

One thought on “Duh gusti

Ditunggu komennya ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s