beginikah rasanya jadi orang tua


Beginikah rasanya jadi orang tua? Apalagi terpisah jauh, kgn banget melihat wajahnya dan senyumnya, apalagi tau kmrn pas sakit ingin banget nemenin tapi untung sekarang dah ceria kembali

burung besi


Setelah menunggu kurang lebih sejam dikarenakan hujan, akhirnya burung besi ini membawaku kembali ke jakarta lagi, alhamdulillah back to routine, dan menghirup aroma asap kendaraan dan got yang terkadang semilir di sela sela jalan.

ngopi susu di warkop


Di manggar kalau ngga ke warkopnya belum ke manggar katanya karena di baliho selamat datangnya sudah tertulis selamat datang di kota wisata warung kopi , akhirnya sambil buat laporan terakhir sebelum pulang nongkrong dulu diwarung kopi 🙂 yang kurang colokan listrik ma wifi ni 😀

Hari ini ke belitung


Mumpung ada hotspot gratisan dari bandara isi blog dulu 🙂

Hari ini dapat tugas ke belitung setelah kemaren lewat perjuangan ngurus perjalanan dinas dan booking tiket akhirnya sampailah sekarang di bandara Gate C7 Soekarno Hatta untuk menunggu penerbangan jam 10.50

Belitung hmm seperti apa ya? kalau diliat di peta sih pulau sendiri keren juga sepertinya

Kalau dilihat sepintas sih sepertinya pulau ini banyak juga obyek wisatanya coba deh liat disini http://www.visitbangkabelitung.com/objek-kunjungan-andalan sayang tujuan utamanya adalah bekerja jadi sekali lagi yang perlu diingat adalah bekerja bukan wisata ya :D.

Tunggu kisah selanjutnya setelah sampai disana ya 🙂 .

 

Balada seorang supir taxi


Selasa malam 23/11/2010 dikarenakan hujan sudah reda maka niat yang sudah dijadwalkan untuk keluar kost pun akhirnya mau ga mau harus dikerjakan juga, mungkin dialami oleh semua kalau sudah pulang terus keluar lagi habis hujan pasti berat banget tapi karena sudah janji ya udah keluar, tak seberapa lama menunggu akhirnya ketemu juga dengan taxi yang cukup terkenal di jakarta dan yang paling banyak armadanya, setelah menyebutkan tujuan ups maaf Pak daerah mana ya? Bapak tau alamatnya kan? waduh mas kalau tempatnya saya tau kalau jalan menuju kesananya agak bingung (baru 3 bulan menetap dijakarta 🙂 ) terus tak bilang mas tau ga alamatnya, terdiam sejenak lalu dia berkata kita cari bareng bareng aja ya.

Setelah berbalik arah percakapan santaipun dimulai, maaf yah mas saya orang baru di taxi ini jadi belum apal banget jalannya dengan nada ala ngapak karena  ternyata asalnya dari purwokerto, dia lalu bercerita bahwa sebelumnya dia kerja sebagai supir nganterin anak anak sekolah dari kuningan ke daerah slipi tapi karena yang punya bisnisan rental kalah judi akhirnya semua kendaraan dan mobil semua disita bahkan untuk bayar gaji saja sudah ngga cukup mau ngga mau dia keluar dari kerjaan tersebut, setelah berselang sebulan bingung dikota besar dan harus membiayai keluarga akhirnya terpaksa harus menjadi supir taxi. Continue reading Balada seorang supir taxi