Belajar Openscad


screenshot-131016-142152Sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu penasaran dengan aplikasi dengan ekstensi .scad ini, namun baru kali ini mempelajari lebih dalam aplikasi apa ini? Dan akhirnya setelah searching di google larilah saya ke link ini openscad dan alangkah terkejutnya saya ketika membaca dokumentasinya.

Ada beberapa yang sebenarnya membuat saya terkejut yang pertama adalah ukuran installernya cuman 14mb untuk windows, 18MB untuk ubuntu (karena saya cuman pake ini OS ini full semenjak 4 tahun ini) dan untuk MAC 23MB (yang ini juga saya pake ding dirumah 🙂 ) pokoknya say no to windows😀.

Yang kedua yang membuat saya kaget adalah anda tidak akan menemukan seperti scad lainnya yang membuat garis, kotak, lingkaran, dll menggunakan mouse, semuanya pake text editor yang disebelah kiri gokil ngga tu, pantesan aja kecil banget file sizenya, saya sebenarnya sekali lagi masih ngga percaya mungkin ini software scad yang paling kecil file installer yang saya coba mungkin kalau dikira2 seukuran paint kali ya diwindows, kecil bgt.

Pertama kali nyoba aplikasi ini asli kagok gimana coba ngambarnya, akhirnya baca2lah dokumentasinya (ingat ya baca dokumentasi) jangan nanya sana sini dulu sebelum baca dokumentasinya. Sang developer cukup banyak menuliskan beberapa hal yg krusial ttg penggunaan software ini dan hmmmm setelah baca baca dan mencoba langsung akhirnya bisa juga walaupun harus banyak try n error.

Kesan pertama adalah aplikasi ini gila kalau kita bisa menguasai commandnya luar biasa tingkat presisinya, karena semua pergerakan di tuliskan jadi kemungkinan untuk kesalahan atau selisih ukuran sangat kecil sekali karena semuanya bisa kita runut satu persatu, dan kemudahan untuk merubah ukurannya gampang sekali tinggal menuju baris text keberapa udah langsung diedit dan langsung berubah.

Sepertinya software ini bisa menjadi pilihan untuk orang orang dengan komputer2 lawas yg super lemot tapi  ingin menggambar 3d, asli ringan banget dan tidak boros harddisk. Tapi syaratnya harus sabar untuk baca2 dokumentasi menghapalkan command2nya. Pokoknya keren banget dah aplikasi ini.

Sedikit keterangan diatas adalah gambar saya yg mencoba membuat z axis dari 3d printer saya OnixBot yg masih belum memiliki bed.

Ditunggu komennya ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s