Membuat Smart Watch menggunakan ESP8266


 

Judulnya memprovokasi 🙂  padahal ngga smart2 amat :D, melanjutkan postingan saya sebelumnya masih dalam rangka keranjingan main esp8266 kali ini saya menggunakan esp8266 untuk dijadikan jam, penampil suhu dan temperature, tetapi tidak sampai itu saja data temperature dan humiditynya saya upload ke thingspeak keren kan :).

Dan yang paling saya suka dari esp8266 adalah bentuknya yang kecil mungil tetapi sudah bisa terhubung ke internet, oh iya di jam esp8266 ini saya tidak menggunakan battery untuk RTC (Real Time Clock) tetapi saya mengambil data dari ntp (jam internet) kemudian saya masukkan ke jam ini, kelebihannya adalah saya jadi ngga perlu menambahkan modul RTC kelemahannya adalah harus terus terhubung internet.

Kali ini saya tidak menggunakan esp8266-01 tapi menggunakan esp8266 D1 mini  dikarenakan tidak ingin menggunakan battery tetapi menggunakan kabel micro usb yang terhubung ke charger HP, laptop, atau powerbank, jadinya saya ngga perlu kahawatir kehabisan battery dan juga jumlah i/o nya lebih banyak jadi bisa ditambahi macam macam.

Pelajaran baru saya di project ini adalah saya belajar menampilkan jam dari data ntp, pengukuran temperature, kelembapan dan text ke OLED Display 128×32, sebenarnya jam ini bisa di tambahkan weather forecast alias ramalan cuaca, mungkin next time akan saya share.

Dibawah ini adalah hasil akhirnya sebelum dan  setelah saya tambahkan casing dari hasil 3D printer saya.

Demikian hasil ngoprek saya kali ini Happy Coding

Advertisements

ESP8266 For IOT (Internet Of Things)


Sebenarnya sudah lama main main dengan ESP 8266 bahkan sekarang sudah keluar versi terbarunya ESP32 dengan beberapa fitur tambahan, dulu sebenarnya sudah niat mau ngoprek tapi karena kesibukan dan lain hal akhirnya esp8266 saya teronggok digudang menunggu dioprek :).

Nah kebetulan seminggu kemarin ada waktu luang akhirnya back to hardware mode on 🙂 akhirnya bisa bermain main dengan esp8266, pertama tama saya main main dengan esp8266-01 yang kecil banget modulnya tetapi bisa wifian, di esp tersebut saya tambahkan dengan dht11 sensor suhu dan kelembapan yang kemudian upload datanya ke thingspeak.

Berikut penampakannnya setelah saya tambahkan battery supaya bisa lebih fleksibel

 

Dan akhirnya sukses membuat simple IOT untuk upload data monitoring suhu dan kelembapan ke server thingspeak, yah lumayan buat pemula seperti saya, dan saya jadi belajar banyak seperti kembali menyolder setelah lama sekali ngga nyolder walaupun dengan tangan tremor akhirnya bisa juga jalan bahkan saya membuat uploader untuk  esp8266-01, dan juga saya mendapatkan ilmu tambahan ternyata esp8266 bisa jalan dgn 2 battery AA dan ketika digunakan untuk upload data setiap 20 detik ke thingspeak maka battery habis dalam 2 hari 😀 , sepertinya saya terlalu sering mengirim datanya. Masih banyak yang bisa di explore dengan esp8266 ini  dan semua akan saya tulis di blog ini Insya Allah

Demikian project saya kali ini Happy Coding

Merubah resolusi layar vnc server di raspberry pi


Ceritanya Jumat kemarin tanggal 29 September 2017 saya mengikuti acaranya codebali IOT Penetration Test di Bali, acaranya merupakan bagian dari International Cyber Security Conference, lumayan bisa dapat ilmu, liburan ke Bali dan gratis saudara-saudara karena dibayarin kantor wk3, dan yang lebih menggembirakan lagi dari acara kemarin adalah mendapatkan doorprize karena berhasil menjawab quiz, dengan hadiah berupa raspberry pi 3 komplit dengan charger dan sdcard jadi tinggal pakai bahkan didalam sdcardnya sudah ada terinstall raspbian jadi tinggal colok dan langsung main2.

Nah malam ini karena sudah tidak sabar pengen ngutak ngatik raspberry pi akhirnya saya colokin dengan router saya di rumah menggunakan LAN karena sepertinya ini cara termudah karena ngga punya converter HDMI to VGA. Walhasil setelah harap harap cemas karena ngga tau bisa jalan apa ngga raspbian yang sudah terinstall akhirnya nongol juga setelah saya scan menggunakan ip scanner di hp.

Nah setelah berhasil boot dan kebaca di network kita tinggal buka terminal dan akses via ssh, biasanya sebelum update dan upgrade langkah yang saya lakukan ketika ketemu raspberry baru yaitu tentu saja jalankan raspi-config namun sebelum itu biar ngga masuk masukin password saya biasanya melakukan ssh-copy-id biar langsung terhubung via ssh tanpa masukin password karena mendaftarkan key dari laptop saya. Nah setelah itu didalam raspi-config hal yang paling penting menurut saya adalah  expand file system, ganti password, ganti hostname apabila dibutuhkan dan terakhir adalah mengaktifkan remote via vnc kenapa yang terakhir ini penting karena kadang kadang kita perlu masuk dan melihat didalam desktop raspberry pi dan seperti judul postingan kali ini adalah bagaimana merubah ukuran layar vnc server yang jalan di rasperry kita.

Secara default biasanya kalau kita remote raspberry pi via vnc maka tampilannya sangat kecil dan tidak nyaman untuk ngoprek nah supaya tampilannya jadi lebih luas begini caranya masuk ke raspberry pi via ssh lalu masuk ke /boot/config.txt lalu cari kode seperti gambar dibawah ini dan ubah resolusi seperti yang kita inginkan

setelah itu selesai tinggal direboot kemudian buka vnc client kita dan coba remote desktop alhasil tampilan remote desoktop kita pasti akan menjadi lebih besar dan lebih nyaman digunakan, demikian tips dari saya semoga bermanfaat.

Happy Coding

 

 

 

The Things Network Jakarta


Bagi rekan rekan sekalian yang tertarik dengan dunia IOT, atau malah sudah mulai duluan dengan IOT, pasti tidak asing dengan the things network, the things network adalah komutas IOT global yang sudah ada di 90 negara dan memiliki member 23.068 orang, komunitas ini adalah komunitas IOT yang memanfaatkan teknologi LPWAN (Low Power Radio WAN) untuk menghubungkan sensor sensor IOT ke internet sehingga kita bisa mengakses sensor2 tersebut melalui internet.

Aplikasi ini adalah memanfaatkan komunitas sehingga apabila semakin banyak yang memasang gateway yang terhubung dengan jaringan TTN maka semakin banyak pula orang yang bisa menghubungkan sensor/nodenya keinternet menggunakan freq LPWAN tersebut.

Nah kebetulan saya berada di Jakarta, maka saya tertarik untuk mengembangkan teknologi ini di Jakarta, dan tentunya tidak bisa sendiri, kalau mau mengembangkan TTN dan membuat jaringan lorawan diseluruh jakarta atau bahkan di seluruh Indonesia.

Apa yang bisa dilakukan TTN, banyak hal kalau gateway kita sudah banyak kita bisa memanfaatkannya menjadi backend untuk memonitoring misal pintu air untuk memonitor banjir, smart garden, atau GPS Tracker, dan semuanya dijamin aman karena data data tersebut dienkripsi sehingga benar benar hanya kita yang bisa memonitor (kalau kita buat private) kalau data2 tersebut dibuat public tentu saja bisa bermanfaat orang lain misalkan notifikasi banjir via twitter dll.

Continue reading The Things Network Jakarta

Setting raspberry pi sebagai mongo db server


Hari ini kita akan membuat raspberry pi sebagai mongo db server agar bisa diakses dari mana saja sebagai rest api server, untuk instalasi mongo db di raspberry pi silahkan cari tutorial yang lain ya, untuk menjadikan raspberry pi sebagai mongo db server caranya cukup mudah yang pertama adalah buka lewat terminal /etc/mongod.conf

sudo nano /etc/mongod.conf

lalu edit di bagian bind hapus # didepan bind_ip lalu masukkan ip dari raspberry kita menjadi seperti dibawah ini

bind_ip = 127.0.0.1,192.168.0.100 //pisahkan dengan koma ip raspberri kita

done selesai setting mongod.conf langakah selanjutnya adalah restart service mongodb

sudo service mongodb restart

selanjutnya adalah kita membuat user di mongo db, dengan langkah sebagai berikut

use namadb //nama db bisa diganti sesuka hati

db.addUser({user : "admin", pwd:"password1234", roles :["readWrite","dbAdmin" ] })

selanjutnya adalah kita coba masukkan data yang nantinya bisa dipanggil dan ditampilkan caranya gampang kalau mau lebih lengkap silahkan baca doc mongodb, dan jangan lupa cek dulu versi mongo db yang kita gunakan.

untuk memasukkan data via terminal caranya gampang tinggal ketikkan perintah dibawah

db.user.insert({ nama : "eko" , email: "email@gmail.com", phone :"bla bla"}) //user adalah nama table silahkan ganti sesuai kebutuhan

Silahkan masukkan sesuka hati datanya mau berapa banyak, untuk memeriksa apakah data tadi masuk ketikkan

db.user.find() //user adalah nama table silahkan ganti sesuai kebutuhan

 

Done selesai kalau mau coba silahkan coba script dibawah ini saya menggunakan express js dan monggoClient untuk mengakses mongodb

Dibawah ini hasil coba coba saya menggunakan mongo db, Good Luck

https://github.com/susiloharjo/mongoexpress.git

Happy Coding

Moisture Sensor and nodemcu v.1


Terlampir project yang sedang saya kerjakan dengan menggunakan nodemcu, kali ini project saya adalah menghubungkan moisture sensor yang biasa digunakan untuk mengukur kelembapan tanah dihubungkan dengan nodemcu v.1 idenya sih mau buat penyiram bunga otomatis.

 

Diatas adalah contoh pembacaan dari serial monitor dan web server dari node mcu, ternyata asyik juga main dengan nodemcu ini, apalagi sudah support arduino IDE jadi kita bisa pakai library2 dari arduino juga.

Kalau ingin mencoba silahkan sedot kode dibawah

https://github.com/susiloharjo/Moisturesensor-with-esp8266

Semoga bermanfaat, dan Happy coding

Membuat git server sendiri di raspberry pi


credit pict by https://www.git-tower.com

Tentu sudah kenal dengan git dong, git adalah

free and open source distributed version control system designed to handle everything from small to very large projects with speed and efficiency.

Git dikembangkan oleh linus torvalds yang penemu linux itu, mungkin waktu itu dia asyik2 coding eh kesulitan memonitor perubahan perubahan atau buat alternatif alternatif coding yang sangat banyak dan harus juga bekerja sama dengan banyak orang yang akhirnya riweh sendiri karena masing masing orang punya cara dan style sendiri2 didalam pemrograman akhirnya dibuatlah git.

Bagi programmer yang levelnya medium to advance  pasti rata rata sudah menggunakan tools ini untuk mempermudah dan mentrace coding codingnya apalagi untuk programmer yang bekerja dengan banyak team, tentu saja git ini sangat berguna sekali.

Kalau kita bicara tentang git sudah sangat banyak sekali git server yang gratis yang biasa digunakan untuk menaruh file file kita di internet sehingga bisa digunakan sendiri maupun bersama rekan rekan yang lain , adapun git server tersebut adalah

  1. github.com
  2. gitlab.com
  3. bitbucket
  4. dll

Nah semua tempat yang sebutkan diatas adalah gratis tapi ada tapinya untuk file file yang ditaruh disana sifatnya adalah public, sehingga semua orang bisa mengaksesnya. Lalu bagaimana supaya kita bisa membuat git server sendiri dan hanya bisa diakses oleh kita atau team kita, maka dibawah ini saya akan sharing bagaimana caranya membuat raspberry pi sebagai git server.

Pertama tama yang harus disiapkan adalah tentu saja raspberry pi, lalu pastikan raspberry pi terkoneksi dengan internet sehingga kita bisa menginstall git servernya karena kita perlu mendownload beberapa aplikasi untuk menjalankan git server tersebut.

Ok setelah semua siap maka kita perlu memastikan raspberry pi telah menggunakan update software terakhir lakukan.

sudo apt-get update && sudo apt-get install -y

Setelah selesai maka kita tinggal menginstall software git server lakukan perintah dibawah ini

sudo apt-get install wget git-core

Setelah selesai maka kita bisa menset directrory mana yang akan kita gunakan untuk menaruh file kita, bisa di dalam flashdisk atau hardisk tambahan atau kalau ngga ya cukup di taruh di home. Anggap lah kita akan menaruhnya di /home, maka lakukan langkah berikut

mkdir /home/pi/git

Setelah selesai maka ketikkan didalam folder yang tadi sudah kita buat

git init --bare

Done selesai, langkah selanjutnya tinggal mengakses folder yang sudah kita buat di raspberry kita tadi, caranya adalah kita bisa menggunakan komputer yang berbeda untuk mengetest apakah git server kita tadi sudah berhasil jalan apa tidak.

Continue reading Membuat git server sendiri di raspberry pi