Membuat temp monitoring web based


Pagi ini terbangun dan iseng melanjutkan keisengan tadi malam yang sempat tertunda karena ngantuk šŸ˜› akhirnya selesai juga, yang ingin membuat juga silahkan lihat petunjuk wiringnya seperti dibawah.

dht11Saya menggunakan arduino uno yang terhubung dengan arduino ethernet shield diatasnya, untuk gambar lengkap seperti gambar dibawahnya lagi, saya menggunakan sensor dht11 yang sudah ada sensor suhu dan kelembapannya sehingga dengan satu sensor tersebut kita dapat menampilkan suhu dan kelembapan berbarengan. Untuk koneksi jaringan komputernya saya menggunakan Access Point TP-LINK MR3020 yang saya setting mode WISP sehingga terhubung ke network saya dirumah secara wireless dan LAN koneksinya ke ethernet shield arduino saya. Seperti pada gambar ada satu resistor yang digunakan untuk pullup sebesar 10K.

Demikian keisengan hari ini semoga bermanfaat dibawah ini gambar arduino uno saya beserta ethernet shieldnya dan listing programnya dibagian paling akhir, selamat mencoba.

Continue reading Membuat temp monitoring web based

Membaca output serial com port arduino via ttyUSB lewat web


Pertama tama pastikan code arduino sudah benar dan Wiring sensor (saya menggunakan sensor suhu) sudah benar apabila bingung silahkan ikuti cara dibawah ini (saya menggunakan arduino nano v3 clone)

Gambar didapat dari sini

Arduino_Sensor_interface

Arduino sketch + php code download disiniĀ sesuaikan portnya saya menggunakan ttyUSB1, dan upload file php nya yang didalam folder arduino ke directory file server anda, kalau saya karena menggunakan lampp saya copy ke /opt/lampp/htdocs

Saya menggunakan ubuntu 14.04 pastikan permission dialout sudah ditambahkan apabila belum berikan akses ke ttyUSB1

sudo usermod -a -G dialout www-data

sudo usermod -a -G dialoutĀ useranda

dan apabila masih error juga berikan full Access ke ttyUSB1

chmod 777 /dev/ttyUSB1 –> sesuaikan dengan port anda.

Selection_046

sampai sini sudah selesai tinggal dimodifikas untuk tampilan agar menjadi lebih baik dan satu lagi kekurangannya harus selalu direfresh mungkin bisa dikembangkan dengan JSON dan membaca data tersebut agar bisa realtime

Done, Happy Coding, Good Luck

Tankbot the minibot


Setelah kemarin berksperimen dengan rover bot dipost sebelumnya dan kenalkan keluarga baru di rumah kami, robot baru dengan dimensi lebih kecil sehingga gampang dibawa kemana mana untuk obat bosan dikala senggang.

Berbentuk layaknya tank, tank bot begitu namanya hanya seukuran kepalan tangan cukup dimasukkan kedalam tupperware untuk dibawa kemana mana, jadi semangat ngoding lagi ni

Let’s make robot, ini robotku mana robotmu?

Update tupperbot


Update roverbot ada beberapa perubahan dan pelajaran dari percobaan ini ternyata motor DC membutuhkan power yang sangat besar terutama untuk menggerakkan 4 motor DC, saya menggunakan 4 batere AA untuk motor dan 9v batere untuk power arduino dan tidak cukup untuk menggerakkan 4 motor secara bersamaan.

Karakter motor driver juga menentukan ternyata power external source dari motor driver tersambung dengan power arduino, ini karaktreristik motor driver yang baru saya pahami setelah mencoba motor driver ini.

Perubahan dalam percobaan ini akhirnya saya menggunakan 2 motor dc untuk penggerak rover bot dan ditambah satu spacer dibagian belakang untuk penyeimbang.

Continue reading Update tupperbot

Tupperbot the rover bot


Setelah beberapa hari kemarin saya berjanji memperkenalkan rover saya dan inilah Tupperbot, diberi nama tupperbot dikarenakan bodynya menggunakan tupperware. tupperbot adalah rover 4WD (Four Wheel Drive) robot berpenggerak motor DC di setiap bannya.

IMG_20150408_120556

Continue reading Tupperbot the rover bot