Make my toughbook cf18 alive with xubuntu


IMG_20160107_171019 Tidak terasa sudah diawal tahun 2016 saja sudah lama tidak posting blog dikarenakan kesibukan (sok sibuk) padahal bolak balik mau nulis tapi bingung mo nulis apa IMG_20160107_173635kebetulan beberapa hari ini ngutak ngatik toughbook cf 18 yang sudah teronggok bertahun tahun di lemari dan kemarin istriku tercinta menemukannya dan baru ingat kalau ada taby (panggilan sayang :D)

Terakhir kali ingat kalau taby ngga bisa booting ke windows dikarenakan hardisknya jebol, setelah puter otak akhirnya menemukan cara untuk membuatnya hidup kembali via flashdisk menggunakan xubuntu.

Setelah beberapa kali trial n error akhirnya taby hidup kembali yeay, sekedar catatan sambil nunggu ngebackup installernya ke image jadi kalau error tinggal restore aja ke flashdisk yg baru,  dan inilah catatannya

  1. Taby ngga bisa begitu saja boot pakai live cd boot ubuntu, dikarenakan pae not support maklum prosesor lama masih seri intel M , walhasil menemukan cara harus menggunakan forcepae, dengan cara pada saat akan boot tekan esc kemudian pilih install kemudian tekan F6 lalu tambahkan forcepae diakhir lalu enter, dan alhamdulillah bisa
  2. Tidak berhasil install lewat cdrom dikarenakan usb flashdrive tidak dikenali sehingga harus boot pake fdisk bootable
  3. Menggunakan 2 fdisk satu untuk boot yang satu untuk root installer dan jangan lupa tambahkan swap 2 gb
  4. Apabila lancar maka berjalan seperti biasa dan untuk xubuntu 14.04.3 sudah mendukung touchscreen dan berjalan dengan baik di toughbook cf 18 tinggal download xinput_calibrator tidak ada di software center sehingga harus download dan install manual setelah selesai install jalankan xinput_calibrator dan simpan setting cari di google kalau masih bingung
  5. Setelah selesai buang aplikasi yang tidak terpakai dan toughbook siap melayani 😀

Alhamdulillah wa syukurillah berjalan lancar dan taby hidup kembali

Six Day With Toughbook


Dah hampir seminggu pake toughbook ni g kerasaan, nah ini saatnya berbagi rasa :).
Waktu pertama datang sempat shock karena kok bentuknya kecil bgt tidak sesuai perkiraan, kalau ngeliat di websitenya sepertinya besar banget terus tebel, ternyata ukuran 10″ cukup compact tapi tebelnya yang luar biasa tebel, kira2 10cm ada tuh tebelnya.

Dari semua featurenya yang sangat kukagumi dan membuat orang-orang yang melihat tertarik adalah swivelnya yang bisa tilt dan yaw 180 derajat tanpa mematikan layar LCDnya sungguh2 ajaib, kemaren nyobain toshiba yang PC tablet juga yang bisa diputar ternyata layar mati kalau di toughbook ngga keren banget 🙂 .

Fitur yang kedua yang asyik lagi adalah touchscreennya empuk bgt kalau ditutul pake jari pun wenak 🙂 . Dan ada tempat stylusnya yang keren nyangkut di layarnya jadi kalau butuh cepat bisa langsung diambil. Terus fitur selanjutnya yang bikin terheran2 adalah g ada saluran buang udaranya, sempat aneh juga gimana caranya buang udara panasnya nih kalau gini tapi g taulah heran juga sampai sekrang tak cari2 g ketemu.

Fitur selanjutnya Semua Port yang menghubungkan ke dunia luar ditutup rapat pake shield karet hmm amazing right 🙂 , untuk membuka dan menutup layar LCDnya ada segelnya dari besi 🙂 keren2 makin keliatan gagah 🙂 , dah gitu bagian bawahnya besi semua dan semua materialnya atasnya dari magnesium alloy 🙂 wow , tapi beratnya g terlalu berat masih beratan IBM R51e ku 🙂 ruarrr biasa.

Kesan selanjutnya nih toughbook banyak bautnya 🙂 , dan so fleksibel dan benar2 keliatan tangguh :), baterainya masih tahan 6 jam kalau layar dibuat setengah brightnessnya dan wifi dimatikan 🙂 . Tapi karena prosesornya masih Centrino 1,1 GHz memang sih agak lelet dikit dibandingkan R51e yang kemaren tapi kalau buat mobile bisa sangat diandalkan. Toughbook ini sangat sunyi, bener2 g ada suaranya pas tak liat kemaren mungkin karena Hard disknya yang sudah SSD (solid state disk) sehingga benar2 g bersuara alhasil ini juga yang mungkin jadi tahan banting karena g pake piringan Hard disk 🙂 keren bgt 🙂 .

Kekurangannya Touchpadnya agak keset and berat kalau dibuat geser2 tapi kalau dah biasa enak juga kok 🙂 , Keyboardnya sangat2 mini dan kurang ergonomis kalau dibuat ngetik lama kalau g biasa agak pegel 🙂 dan peletakan tuts nya juga agak rapat dan ada beberapa posisi tuts yang g seperti biasanya jadi perlu penyesuaian lagi, tapi keyboardnya kalau dipencet empuk enak bisa buat ngetik cepat dan bisa ditekan keras g khawatir 🙂 karena so pasti tough :).

Overall 97% keren bgt ni laptop buat outdoor dan macho bgt, buat yang suka petualangan sepertinya nih barang piranti wajib deh karena fungsi dan fiturnya yang keren banget 🙂 .

I Love My Toughbook 🙂